Dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan, Sayyid Mujtaba Faqih Imani bersilaturahmi ke kediaman Ibu Sinta Nuriyah Wahid, istri Presiden ke-4 Republik Indonesia, almarhum K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Dalam kunjungan tersebut, Sayyid Mujtaba didampingi oleh pimpinan Pondok Pesantren Khatamun Nabiyyin,

Kiai Akbar Saleh, B.A. Rombongan tiba di kediaman Ibu Sinta sekitar pukul 15.00 WIB.
Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Ibu Sinta Nuriyah. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana akrab dan harmonis, mencerminkan semangat persahabatan, penghormatan, serta upaya mempererat tali silaturahmi.
Sebagai ungkapan penghormatan dan persahabatan, Sayyid Mujtaba Faqih Imani menyerahkan sebuah mushaf Al-Qur’an Najafi kepada Ibu Sinta Nuriyah. Pemberian tersebut menjadi simbol penghargaan sekaligus pengikat hubungan persaudaraan melalui nilai-nilai keilmuan dan spiritualitas Al-Qur’an.
Dalam perbincangan tersebut, turut disinggung kenangan almarhum Gus Dur mengenai Sayyid Ali Sistani.

Gus Dur pernah menceritakan bahwa dirinya kerap berada dalam satu bus dengan Sayyid Ali Sistani ketika berangkat menuju Madrasah Sayyid Al-Khui di Najaf, Irak. Kisah tersebut menjadi bagian menarik dari perbincangan yang menghubungkan kenangan, pengalaman, dan perjalanan keilmuan para tokoh.
Silaturahmi ini tidak sekadar menjadi ajang pertemuan, tetapi juga mencerminkan pentingnya menjaga hubungan persahabatan lintas latar belakang serta merawat warisan nilai-nilai kemanusiaan, keilmuan, dan spiritualitas yang menjadi jembatan persaudaraan.
Melalui pertemuan yang berlangsung hangat ini, diharapkan hubungan baik dan semangat persahabatan dapat terus terpelihara serta memberikan inspirasi bagi penguatan dialog dan persaudaraan di tengah masyarakat.
