khatamun nabiyyin
Vibe Ahad Pagi di Pesantren Khatamun Nabiyyin bersama Madrasah Ulya.

Sebelum bicara jauh tentang umat dan revolusi minimal kita belajar istiqamah menunaikan Subuh tepat waktu dan tidak membiasakan diri kembali tidur setelahnya.

Sebab, sebelum sibuk memperbaiki dunia, barangkali kita perlu belajar menaklukkan rasa kantuk sendiri.

Dalam hal ini, dari azan subuh, ke wazan, hingga perubahan zaman kelak.

Ahad pagi diisi dengan evaluasi tasrifan. Sebab belajar bukan hanya tentang menghafal perubahan kata, tetapi juga melatih ketelitian, konsistensi, dan ketekunan dalam proses.

Pelan pelan tapi istiqomah.
Sebab istiqamah bukan sekadar bertahan dalam keadaan yang sama, tetapi konsisten dalam proses yang membawa peningkatan kualitas diri.

Semakin istiqamah, semestinya semakin naik level: lebih baik dalam ibadah, lebih serius dalam belajar, semakin matang dalam menjalankan peran sosial, dan semakin besar kemanfaatannya.

Dari tasrifan, kita belajar perubahan. Dari perubahan, kita belajar bertumbuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *